8 Tips Komposer Visual yang (Mungkin) Belum Anda Lihat Sebelumnya

8 Tips Komposer Visual yang (Mungkin) Belum Anda Lihat Sebelumnya

8 Tips Komposer Visual yang (Mungkin) Belum Anda Lihat Sebelumnya

Komposer Visual adalah salah satu plugin pembuat halaman paling populer yang tersedia di WordPress saat ini. Ini bukan hanya plugin yang terjangkau, tetapi juga dilengkapi dengan antarmuka visual ramah pemula yang memungkinkan hampir semua orang membuat halaman kustom di WordPress tanpa pengalaman desain web.

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan dengan plugin pembuat halaman ini. Anda dapat mendesain halaman arahan, halaman penjualan, halaman kustom, formulir kontak, portofolio, galeri, dan banyak lagi. Dan itu hanya menggores permukaan dari apa yang dapat Anda lakukan dengan plugin ini.

Sebagian besar pengguna Visual Composer masih tidak menyadari kekuatan sebenarnya dari pembuat halaman ini. Dalam posting ini, kami membagikan beberapa trik keren dan kurang dikenal untuk memaksimalkan Visual Composer. Lihat apakah Anda sudah mengenal salah satu dari mereka!

Tip 1: Buat Kode Pendek Anda Sendiri

Kode pendek adalah fitur berguna yang terintegrasi dengan WordPress untuk memungkinkan Anda menambahkan lebih banyak ke halaman dan tema Anda dengan mudah. Jadi, bagaimana jika Anda dapat membuat kode pendek sendiri untuk mengelola situs web Anda dengan mudah?

Visual Composer hadir dengan Shortcode Mapper bawaan yang memungkinkan Anda membuat shortcode dan parameter kontrol Anda sendiri menggunakan plugin untuk membuat proses pembuatan halaman Anda lebih mudah.

Anda dapat menambahkan shortcode dengan membuka Visual Composer Pengaturan halaman dan kemudian dari Kode Pendek saya tab.

Tip 2: Tambahkan CSS Kustom Ke Sebuah Elemen

Visual Composer adalah pembuat halaman yang dapat digunakan siapa saja tanpa harus menulis kode. Sebagian besar elemen yang disertakan dengan plugin sepenuhnya dapat diedit. Namun, jika Anda perlu menambahkan CSS khusus ke elemen tertentu untuk mendesainnya dengan cara Anda sendiri, Anda juga dapat melakukannya.

Begini caranya.

  1. Pertama, tetapkan elemen Anda kelas CSS melalui pengaturan elemen tab
  2. Pergi ke Pengaturan Halaman lalu masukkan CSS khusus Anda di bawah kelas CSS yang ditetapkan.

Tip 3: Kelola Siapa yang Dapat Menggunakan Komposer Visual

Jika Anda menjalankan situs WordPress dengan banyak pengguna dan beberapa admin, Anda mungkin ingin membatasi akses ke Visual Composer hanya untuk pengguna pilihan Anda. Ini akan memastikan bahwa pengguna tidak dapat merusak desain halaman Anda dengan secara tidak sengaja mengedit halaman yang dirancang khusus.

Untungnya, Visual Composer hadir dengan manajemen peran pengguna tingkat lanjut untuk memungkinkan Anda mengelola akses plugin dan membatasi fitur-fiturnya untuk pengguna tertentu. Misalnya, Anda dapat mengizinkan editor blog untuk hanya mengedit elemen blok teks Visual Composer dan memberikan akses penuh kepada admin.

Untuk mengatur peran pengguna untuk Visual Composer, buka Pengaturan dan Tab Manajer Peran dan menyesuaikan pengaturan untuk pengguna yang berbeda.

Tip 4: Simpan Desain Anda Untuk Digunakan Nanti

Jika Anda seorang perancang web atau blogger yang membuat banyak halaman arahan dan desain khusus, maka Anda dapat menggunakan Komposer Visual untuk menghemat waktu Anda yang digunakan untuk merancang halaman baru dengan bantuan Template.

Visual Composer memungkinkan Anda menyimpan blok desain halaman Anda sebagai file Template untuk digunakan nanti. Dengan cara ini, Anda dapat menyimpan header, footer, dan blok konten umum lainnya sebagai templat untuk digunakan saat Anda membuat halaman baru.

Cukup klik Tombol template di pojok kanan atas dan pilih untuk menyimpan tata letak Anda saat ini sebagai templat.

Untuk meningkatkan level, Anda bisa mendapatkan Templatera add-on untuk Visual Composer. Plugin ini memperluas fitur sistem template Visual Composer.

Tip 5: Sesuaikan Halaman Produk WooCommerce

Jika Anda telah menyiapkan toko WooCommerce dengan tema yang sudah dibuat sebelumnya, Anda mungkin akan terjebak dengan desain halaman produk default yang sama yang disertakan dengan tema Anda. Anda tidak dapat menyesuaikan halaman produk ini kecuali Anda tahu cara membuat kode.

Visual Composer memecahkan masalah ini dengan memungkinkan Anda membuat halaman produk unik Anda sendiri untuk toko WooCommerce Anda. Yang Anda butuhkan hanyalah plugin pembuat halaman dan Pembuat Halaman Produk Tunggal WooCommerce tambahan.

Ekstensi ini akan menambahkan banyak elemen tambahan yang Anda butuhkan untuk membuat halaman produk yang tampak bagus di toko Anda.

Tip 6: Pengaturan Default Kustom Untuk Elemen

Sebagian besar elemen Visual Composer harus selalu disesuaikan agar sesuai dengan desain Anda setiap kali Anda membuat halaman baru. Ini bisa menjadi proses yang menyakitkan saat membuat desain besar.

Namun, Anda dapat dengan mudah mengedit preset default untuk setiap elemen untuk menyesuaikannya agar sesuai dengan desain Anda sehingga Anda tidak perlu mengubah desain setiap kali menggunakannya.

Misalnya, jika Anda ingin warna tombol selalu Merah dan memiliki desain Datar secara default, Anda dapat mengedit prasetel elemen Tombol untuk mengubah desain. Dengan begitu setiap tombol yang Anda tambahkan ke desain Anda akan diwarnai Merah dengan desain Flat.

Anda dapat melakukan ini dengan memilih desain untuk elemen pilihan Anda. Dan kemudian, klik Ikon roda gigi di halaman pengaturan dan pilih Ditetapkan sebagai default.

Tip 7: Tambahkan Ruang Kosong Antar Bagian

Menambahkan banyak ruang di antara konten adalah kunci untuk membuat desain minimalis. Menggunakan pembuat halaman tidak selalu berarti tangan Anda terikat untuk menambahkan lebih banyak ruang antar elemen. Visual Composer memungkinkan Anda melakukan ini dengan opsi Ketinggian Kustom.

Cukup pilih Elemen Ruang Kosong dari koleksi elemen Visual Composer dan menyesuaikannya tinggi untuk menambahkan ruang sebanyak yang Anda inginkan di antara elemen desain Anda.

Tip 8: Hemat Ruang Dengan Konten Tab

Saat membuat halaman khusus seperti halaman arahan, Anda biasanya harus mengemas banyak informasi ke dalam satu halaman tanpa mengacaukan desain. Jadi, bagaimana Anda menampilkan semua informasi dalam satu halaman sambil tetap menjaga tampilan minimalis?

Di sinilah elemen Visual Composer Tabs membantu. Dengan menggunakan elemen ini, Anda dapat membuat banyak tab di dalam satu kolom yang memakan ruang minimum. Ini mirip dengan cara Anda membuka beberapa halaman web di Google Chrome dengan tab.

Untuk menambahkan tab ke desain Anda, yang harus Anda lakukan adalah membuat baris baru dan menambahkan Elemen tab ke dalam desain. Dari sana, Anda dapat terus menambahkan tab sebanyak yang Anda inginkan.

Dan kemudian Anda dapat memasukkan semua jenis konten, termasuk teks, gambar, galeri, dan lainnya ke tab ini juga.

Kesimpulan

Seperti yang Anda lihat, Visual Composer bisa menjadi plugin yang kuat yang dapat Anda gunakan untuk beralih dari pemula WordPress ke ahli WordPress tanpa keterampilan pengkodean apa pun.

Namun, sebelum Anda membeli plugin, pastikan bahwa tema Anda saat ini mendukung Visual Composer. Anda dapat melakukannya dengan menghubungi pengembang tema Anda.

Atau, cukup pilih salah satu tema WordPress Komposer Visual terbaik. Tema-tema ini juga dibundel dengan Visual Composer, jadi, Anda tidak perlu membelinya secara terpisah!

.