Peretasan Hirarki: Membimbing Mata Pemirsa Dengan Tujuan
Hierarki adalah bagian penting dari banyak aspek kehidupan kita dan hal yang sama juga berlaku pada hierarki dalam desain.
Hierarki visual berperan penting dalam menciptakan desain yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional. Tanpa keseimbangan ukuran, warna, dan jarak yang tepat, sebuah desain akan menjadi berantakan, membingungkan, dan kacau.
Hari ini kita mendalami topik hierarki dalam desain untuk mempelajari pentingnya dan kegunaan hierarki visual. Kami juga membagikan beberapa tips tentang cara menggunakan hierarki untuk membuat desain yang berkomunikasi secara efektif dengan pengguna.
Mari kita mulai.
Perangkat Desainer Terbaik: 2 Juta+ Aset
Envato memberi Anda akses tak terbatas ke 19+ juta sumber daya desain profesional, tema, templat, foto, grafik, dan banyak lagi. Semua yang Anda perlukan dalam perangkat sumber daya desain Anda.
Jelajahi Elemen Envato
Apa itu Hierarki Visual?

Sejak awal masa kanak-kanak, kita diajari tentang hierarki. Di rumah, ada hierarki anggota keluarga dan di sekolah, kami menghormati hierarki siswa dan guru. Dan ketika kita berangkat kerja, kita mengikuti hierarki bisnis atau organisasi. Sistem yang sama juga berlaku untuk desain dan kami menyebutnya hierarki visual.
Hirarki visual adalah tentang penataan elemen-elemen dalam sebuah desain menurut kepentingannya. Di surat kabar, misalnya, di bagian paling atas halaman, Anda akan melihat judul dalam teks besar dan tebal. Diikuti dengan subjudul yang lebih kecil dan kemudian teks isi. Pengaturan ini digunakan untuk menarik perhatian pembaca dan membimbing mereka melalui konten.
Situs web, aplikasi seluler, poster, spanduk, undangan pernikahan, dan pada dasarnya setiap jenis desain mengikuti prinsip hierarki visual yang sama karena merupakan inti dari pembuatan desain yang efektif.
Kami selalu berharap melihat menu navigasi di bagian atas setiap situs web dan kemudian bagian header dengan judul besar. Pada poster, kami selalu melihat bagian atas untuk melihat isinya dan kemudian melihat bagian bawah desain untuk mengetahui detail lainnya seperti tempat, nomor kontak, dan kode QR. Begitulah kuatnya pengaruh hierarki visual terhadap kita. Ini hampir seperti kita dilatih untuk mengikuti tradisi.
Belajar menguasai sistem ini adalah kunci untuk menciptakan desain yang efektif di segala bidang.
Elemen Utama Hierarki
Untuk menguasai hierarki dalam desain, Anda harus terlebih dahulu memahami komponen utama hierarki visual.
Ukuran dan Skala

Ukuran dan skala memainkan peran besar dalam hierarki. Baik itu teks, gambar, bentuk, atau ikon, skala elemen sering kali menentukan kepentingannya. Objek yang lebih besar akan selalu menarik perhatian.
Skala dan ukuran juga perlu digunakan dengan hemat. Jika Anda menambahkan terlalu banyak objek besar ke dalam desain, akan terjadi kekacauan dan merusak hierarki. Harus ada keseimbangan antara benda besar dan kecil.
Warna dan Kontras

Warna adalah pemain penting lainnya dalam hierarki visual. Menggunakan warna yang berbeda tidak hanya mempermudah menyorot dan mengatur objek, tetapi juga membantu menarik perhatian.
Menggunakan warna tertentu untuk ajakan bertindak dan tombol “beli” terbukti paling efektif dalam desain web, terutama dengan memanfaatkan psikologi warna. Menggunakan warna dan corak kontras yang berbeda juga merupakan cara populer untuk menciptakan hierarki dalam desain visual.
Jarak dan Penempatan

Ruang negatif, atau ruang kosong, adalah bagian lain dari hierarki visual dan prioritas konten. Penataan konten yang tepat dengan jumlah ruang kosong yang tepat membantu menonjolkan elemen penting dari sebuah desain. Dan, yang lebih penting, ini membantu merapikan dan meningkatkan pengalaman pengguna.
Meskipun ini adalah elemen utama, ada bagian lain dalam hierarki visual, seperti perataan, ruang kosong, pengulangan, dan gaya. Kombinasi dari semua komponen inilah yang menciptakan desain visual yang hebat.
Cara Menggunakan Hierarki Visual dalam Desain Anda
Mengetahui bagaimana dan kapan menggunakan hierarki visual juga penting. Ini adalah beberapa cara Anda dapat menggunakannya dalam desain Anda untuk menciptakan perjalanan pengguna yang tepat.
Tipografi
Tipografi adalah salah satu komponen utama hierarki visual. Dengan penggunaan pasangan font, bobot font, dan gaya yang efektif, Anda dapat dengan mudah memandu pengguna melalui perjalanan untuk mencapai tujuan Anda. Meskipun bereksperimen dengan pengaturan yang berbeda tidak masalah, Anda harus selalu menggunakan struktur yang tepat untuk teks Anda untuk membuat hierarki yang seimbang.
Psikologi Warna
Saat menggunakan warna untuk membuat hierarki visual, Anda juga dapat memanfaatkan psikologi warna untuk membuat desain Anda tidak hanya menarik secara visual namun juga membujuk pengguna untuk mengambil tindakan. Anda akan sering melihat ini beraction di halaman harga situs web.
Petunjuk Arah
Menggunakan panah dan garis adalah cara yang bagus untuk memberikan petunjuk arah kepada pengguna untuk memandu mereka melalui desain Anda dan mengarahkan mereka ke bagian terpenting. Terkadang, menggunakan daftar bernomor sederhana sudah cukup untuk memberikan petunjuk arah pada desain Anda.
Pelapisan
Jika gambar pada desain Anda tampak lebih menarik perhatian daripada judulnya, lanjutkan dan tumpang tindih judul di atas gambar. Melapisi objek, tekstur, dan menggunakan bayangan dan garis luar adalah cara yang bagus untuk meningkatkan hierarki.
5 Tips Membuat Hierarki Visual yang Kuat
Ikuti tip dasar berikut untuk menggunakan hierarki visual dengan benar.
1. Mulailah dengan Satu Titik Fokus
Hirarki visual terutama tentang penataan dan penciptaan keteraturan. Untuk mencapai hal ini, pertama-tama Anda harus memutuskan di mana Anda ingin memandu pengguna Anda. Temukan titik fokus tersebut dan jadikan menonjol dengan menyusun konten Anda dan membimbing pengguna untuk mengikuti jalur tersebut.
2. Gunakan Kontras dengan Bijaksana
Warna bukanlah teman Anda. Anda harus ekstra hati-hati saat menggunakannya. Gunakan warna yang meningkatkan hierarki visual sekaligus tetap setia pada identitas merek Anda. Gunakan kontras dan gaya untuk menyorot elemen tetapi jangan berlebihan.
3. Bersikaplah Konsisten
Ada alasan mengapa hampir setiap situs web, aplikasi seluler, poster, dan kartu ucapan memiliki struktur yang serupa. Saat menjelajahi desain ini, kami berharap mereka sudah familiar. Kami mengharapkan menu navigasi di bagian atas, detail kontak di bagian bawah, judul besar, atau tombol dapat diklik. Konsistensi menciptakan desain yang bagus!
4. Jangan Takut dengan Ruang Putih
Anda tidak perlu mengisi desain Anda dengan konten untuk membuat hierarki visual. Gunakan ruang negatif untuk keuntungan Anda untuk menciptakan desain minimalis dan menciptakan struktur yang enak dipandang. Selain itu, akan lebih mudah untuk menyorot bagian terpenting dari desain Anda.
5. Tetap Sederhana
Jangan mencoba membuat banyak titik fokus dan menonjolkan beberapa elemen penting. Hal ini akan menimbulkan kebingungan dan kekacauan. Sebaliknya, fokuslah untuk menyoroti satu titik fokus utama dan mungkin beberapa titik fokus sekunder.
Kesimpulan
Hirarki visual adalah sistem mendasar yang harus dikuasai oleh setiap desainer. Mengetahui cara mengukur ukuran teks dengan benar, menyusun gambar, dan menggunakan warna yang tepat adalah kunci untuk menciptakan desain yang ramah pengguna.
Dengan latihan dan eksperimen yang baik, Anda akan belajar memanfaatkan hierarki visual dalam banyak cara untuk membuat desain yang memenuhi tujuan dengan lebih efektif.










